Kamis, 20 Januari 2011

laporan kk


I.   PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Pembangunan mempunyai arti penting dalam segala aspek kehidupan, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, serta pertahanan dan keamanan. Pembangunan pada dasarnya bertujuan meningatkan kesejahteraan masyarakat agar lebih baik dari sebelumnya. Sebagai Negara berkembang, Indonesia masih harus melakukan banyak pembenahan disegala bidang guna mensukseskan pembangunan yang diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah sendiri menghadapi berbagai tantangan dalam mewujdkan tujuan pembangunan tersebut. Salah satunya dalam upaya merubah “mindset” masyarakat desa yang masih cenderung acuh tak acuh akan masa depan mereka ataupun generasi mudanya. Dimana mayoritas penduduk Indonesia tinggal di daerah pedesaan dengan latar belakang pendidikan yang relatif lebih rendah, tingkat kesehatan yang masih rendah dan keterbatasan sarana dan prasarana kepentingan umum yang kurang memadai jika dibandingkan dengan penduduk Indonesia yang tinggal di lingkungan perkotaan. Selain itu keterbatasan kamampuan dan teknik yang dimiliki dalam memanfaatkan hasil-hasil sumber daya alam yang tersedia menyebabkan hasil yang diperoleh tidak optimal.
Perguruan Tinggi merupakan lembaga pendidikan tertinggi yang memiliki peran penting dalam mencetak mahasiswa yang terdidik dan terlatih, dibekali dengan ilmu dan ketrampilan sesuai dengan disiplin ilmunya serta menggugah dan mengembangkan kreatifitas mahasiswa sebagai inovator di Era pembangunan nasional. Oleh karena itu mahasiswa diharapkan mampu terjun ke masyarakat sehingga mampu membawa perubahan kearah kemajuan dan membantu suksesnya program pemerintah dalam bidang pembangunan melalui suatu program kuliah kerja sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Kuliah Kerja Terpadu (KKT) merupakan salah satu perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi yang salah satunya berupa pengabdian kepada masyarakat. Dalam hal ini mahasiswa KKT Universitas Jember dituntut untuk mengaplikasikan teori-teori yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan nyata di masyarakat sesuai disiplin ilmunya dan diharapkan dengan adanya program Kuliah Kerja ini akan mampu mendidik mahasiswa untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap masalah sosial disekitarnya. Atas dasar itulah kami sebagai mahasiswa peserta KKT Universitas Jember yang ditempatkan di Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi bagian dari masyarakat desa tersebut dan melaksanakan program-program guna membantu dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa tersebut, agar program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar.

1.2  Permasalahan
Berdasarkan hasil observasi tentang wilayah Desa Sumbersalak, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan KKT. Permasalahan yang dihadapi antara lain sebagai berikut:
1.2.1                     Bidang Ekonomi dan Wirausaha
a.               Bagaimana meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga dan ibu pengajian supaya bisa mempunyai nilai lebih dengan keterampilan yang diberikan.
b.              Bagaimana cara meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berwirausaha, khususnya membudidayakan tanaman jamur?
1.2.2                     Bidang Kesehatan
a.               Bagaimana cara meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Keluarga Berencana (KB)?
b.              Bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan ibu hamil?
c.               Bagaimana meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman toga?
d.             Bagaimana meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara pemakaian obat dengan benar?


1.2.3                     Bidang Bahasa dan Sastra
a.               Bagaimana cara mengatasi kesulitan para guru dalam memberikan pelajaran Bahasa Inggris?
b.              Bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan budaya lokal, khususnya permainan tradisional?
c.               Bagaimana cara menumbuhkan kecintaan akan sebuah karya seni?
d.             Bagaimana cara menumbuhkan semangat budaya aksara melalui keterampilan dalam bidang jurnalistik kepada siswa-siswa SLTP?
1.2.4                     Bidang Sosial
a.               Bagaimana cara menumbuhkan semangat nasionalisme kepada para siswa SD?
b.              Bagaimana meningkatkan kesadaran pajak pada masyarakat?
c.               Bagaimana cara menumbuhkan kesadaran masyarakat pada kelestarian lingkungan?
d.             Bagaimana meningkatan kesadaran masyarakat akan pemilu?
1.2.5                     Bidang Pendidikan dan Pelatihan
a.               Bagaimana cara menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dasar dan pra pendidikan dasar?
b.              Bagaimana cara meningkatkan keterampilan dalam mengoperasikan komputer bagi para perangkat desa?
c.               Bagaimana meningkatkan kemampuan belajar pelajar di Desa Sumbersalak/

1.3  Tujuan dan Manfaat
Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah sebuah tujuan yang selaras dengan permasalahan yang ada. tujuan dan manfaat tersebut adalah sebagai berikut :
1.3.1        Tujuan
a.                     Meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam bidang ekonomi.
b.                    Meningkatkan kesadaran akan kesehatan di ruang lingkup masyarakat desa.
c.          Apresiasi terhadap karya seni dan budaya nasional.
d.         Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kewajiban sosial.
e.          Meningkatkan pemahaman masyarakat dalam berbagai bidang.
1.3.2        Manfaat
Bagi Masyarakat
a.                     Memperoleh keterampilan dan kemampuan dalam bidang ekonomi.
b.         Terwujudnya pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.
c.          Menambah kecintaan terhadap karya seni dan budaya nasional.
d.         Terciptanya kesadaran masyarkat terhadap tanggung jawab dan kewajiban sosial.
e.     Memperoleh keterampilan dan wawasan yang luas dalam berbagai bidang guna meningkatkan kualitas hidup.
Bagi Pemerintah
a.                     Diperoleh informasi data yang akurat tentang permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat.
b.                    Sebagai sarana untuk melatih para mahasiswa sebagai penerus tonggak pembangunan.


II.   PELAKSANAAN KEGIATAN

2.1  Tempat dan Waktu
Program kegiatan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) dilaksanakan di desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Tempat kegiatan disesuaikan dengan jenis kegiatan dan lokasi kegiatan yang telah ditentukan. Pelaksanaan program kegiatan KKT direncanakan berlangsung selama kurang lebih 45 hari terhitung sejak 14 Juli 2010 – 27 Agustus 2010. Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan jenis dan lokasi kegiatan.

2.2  Khalayak dan Sasaran
Kegiatan KKT ini dimaksudkan untuk dapat membantu proses pembangunan masyarakat Desa Sumbersalak. Dengan demikian yang menjadi khalayak sasaran program KKT LPM Universitas Jember adalah:
a.         Instansi pemerintahan
b.        Ibu-ibu PKK
c.         Anak usia prasekolah dan sekolah
d.        Guru Sekolah Dasar
e.         Para petani dan kelompok tani
f.         Karang taruna
g.        Bapak/Ibu pengajian
Yang dalam hal ini tersebar dalam empat dusun:
a.         Dusun Paluombo
b.        Dusun Karanganyar
c.         Dusun Salak
d.        Dusun Juroju




2.3  Jenis Kegiatan dan Metode
2.3.1   Bidang Ekonomi dan Wirausaha
a.               Memberikan materi keterampilan dan praktek tentang bagaimana menafaatkan barang-barang sederhana menjadi barang yang mempunyai nilai jual. Metode yang dilakukan adalah dengan mengikuti kegiatan pengajian di ibu-ibu pengajian dan memberikan keterampilan pada akhir  pengajian. (Koordinator Nina Nilam Sari).
b.              Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana budidaya jamur. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan di balai desa kepada tokoh-tokoh masyarakat. (Koordinator Dyah Meita Sari).
2.3.2   Bidang Kesehatan
a.               Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu tentang bagaimana pentingnya melaksanakan program KB. (Koordinator Eka Prasetya Wati).
b.              Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu serta ibu hamil tentang pentingya pemeriksaan rutin bagi ibu hamil (Koordinator Eka Prasetya Wati).
c.               Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu tentang toga (tanaman obat keluarga) (Koordinator Mega Trisna Suherliyana).
d.             Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu tentang bagaimana cara pemakaian obat dengan benar (Koordinator Mega Trisna Suherliyana).
2.3.3   Bidang Bahasa dan Sastra
a.               Memberikan kemudahan dalam belajar dan menguasai bahasa inggris secara menyenangkan. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan singkat kepada guru Bahasa Inggris SD se-Desa Sumbersalak. (Koordinator Agus Wahid Efendi).
b.              Memberikan pengetahuan kepada pelajar tentang karya seni dengan pemutaran film bertema pendidikan. Metode yang digunakan adalah dengan memutarkan film pendidikan betema nasionalisme pada malam perpisahan. (Koordinator Niken Wrestikhinanthi M.).
c.               Memberikan pelatihan kepada siswa SMP tentang jurnalistik. Metode yang digunakan adalah dengan membuat lomba Mading pada siswa siswi SMP. (Koordinator Niken Wrestikhinanthi M.).
d.             Berkerjasama dengan pemerintah desa memberikan lomba kepada anak-anak yang bertemakan lomba tradisional dalam rangka memeriahkan bulan Agustus. (Program Kelompok).
e.               Memberikan les mata pelajaran kepada pelajar desa Sumbersalak. Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan pelajar setelah mereka pulang sekolah. (Koordinator Utfi Aini).
2.3.4    Bidang Sosial
a.               Memberikan materi wawasan kebangsaan kepada pelajar dan membentuk kader kebangsaan yang gunanya untuk menciptakan pelajar yang mempunyai semangat nasionalisme. Metode yang digunakan adalah seminar. (Koordinator Rengga Chrisdian).
b.              Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pajak dengan memberikan penyuluhan kepada tokoh masyarakat, warga masyarakat dan aparat desa (Koordinator Utfi Aini).
c.               Melakukan kegiatan menanam pohon guna menciptakan kelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan bibit pohon kepada tokoh masyarakat. (Koordinator Agus Wahid Efendi).
d.             Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan hak suara dalam pemilihan umum. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan di balai desa kepaa tokoh masyarakat dan perangkat desa. (Koordinator Dyah Meita Sari).
2.3.5    Bidang Pendidikan dan Pelatihan
a.               Melanjutkan program pendidikan pra sekolah yaitu TK (taman kanak-kanak). metode yang digunakan adalah dengan memberikan pengetahuan manajemen kepada pengurus TK dan Komite TK. (Koordinator Nina Nilam Sari).



b.              Memberikan pelatihan computer bagi perangkat desa untuk memudahkan kegiatan administrasi desa. metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan Teknisi dan software kepada perangkat setelah jam dinas. (Koordinator Rengga Chrisdian).

2.4  Kendala dan Pemecahan
2.4.1   Bidang Ekonomi dan Wirausaha
a.               Memberikan materi keterampilan dan praktek tentang bagaimana menafaatkan barang-barang sederhana menjadi barang yang mempunyai nilai jual. Kendala yang dihadapi adalah sulitnya mengumpulkan ibu-ibu pengajian. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan meminta bantuan kepada Tokoh masyarakat untuk mendatangkan ibu-ibu supaya beramai-ramai mengikuti pengajian. (Koordinator Nina Nilam Sari).
b.              Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana budidaya jamur. Kendala yang dialami adalah sulitnya mendapatkan pemateri. Pemecahan dari kendala tersebut adalah dengan mendtangkan pemateri dari rekan-rekan mahasiswa yang berkompeten. (Koordinator Dyah Meita Sari).
2.4.2   Bidang Kesehatan
a.               Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu tentang bagaimana pentingnya melaksanakan program KB. Kendala yang dialami adalah jarak yang jauh antara posyandu satu ke posyandu lainnya dan jadwal posyandu yang sedang libur berkenaan dengan datangnya bulan puasa. Pemecahan dari kendala tersebut adalah dengan mengikuti posyandu terdekat dan melakukan penyuluhan pada ibu-ibu pengajian. (Koordinator Eka Prasetya Wati).
b.              Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu serta ibu hamil tentang pentingya pemeriksaan rutin bagi ibu hamil. Kendala yang dialami adalah jarak yang jauh antara posyandu satu ke posyandu lainnya. Pemecahan dari kendala tersebut adalah dengan mengikuti posyandu terdekat dan melakukan penyuluhan pada ibu-ibu pengajian.  (Koordinator Eka Prasetya Wati)
c.               Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu tentang toga (tanaman obat keluarga). Kendala yang dihadapi adalah sulitnya mengumpulkan ibu-ibu pengajian. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan meminta bantuan kepada Tokoh masyarakat untuk mendatangkan ibu-ibu supaya beramai-ramai mengikuti pengajian.  (Koordinator Mega Trisna Suherliyana).
d.             Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu pengajian dan ibu-ibu posyandu tentang bagaimana cara pemakaian obat dengan benar. Kendala yang dihadapi adalah sulitnya mengumpulkan ibu-ibu pengajian. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan meminta bantuan kepada Tokoh masyarakat untuk mendatangkan ibu-ibu supaya beramai-ramai mengikuti pengajian.  (Koordinator Mega Trisna Suherliyana).
2.4.3   Bidang Bahasa dan Sastra
a.               Memberikan kemudahan dalam belajar dan menguasai bahasa inggris secara menyenangkan. Kendala yang dihadapi adalah sulitnya berkoordinasi dengan dewan guru SD se-Desa Sumbersalak. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan berkerja sama dengan KKG (kelompok kerja guru) Gugus 4 Ledokombo. (Koordinator Agus Wahid Efendi).
b.              Memberikan pengetahuan kepada pelajar tentang karya seni dengan pemutaran film bertema pendidikan. tidak ada kendala. (Koordinator Niken Wrestikhinanthi M.).
c.               Memberikan pelatihan kepada siswa SMP tentang jurnalistik. Kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya pengetahuan siswa-siswi SMP dalam hal jurnalistik. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan membantu membuat mading. (Koordinator Niken Wrestikhinanthi M.).
d.             Berkerjasama dengan pemerintah desa memberikan lomba kepada anak-anak yang bertemakan lomba tradisional dalam rangka memeriahkan bulan Agustus. Kendala yang dihadapi adalah pemerintah desa tidak mengadakan lomba dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan mengadakan lomba sediri di sekitar tempat pemondokan. (Program Kelompok).

e.               Memberikan les mata pelajaran kepada pelajar Dsa Sumbersalak. Kendala yang dihadapi adalah berkembangnya isu penculikan anak di desa. Pemecahan yang dilakukan adalan melakukan antar jemput kepada siswa – siswi pelajar tersebut. (Koordinator Utfi Aini).
2.4.4    Bidang Sosial
a.               Memberikan materi wawasan kebangsaan kepada pelajar dan membentuk kader kebangsaan yang gunanya untuk menciptakan pelajar yang mempunyai semangat nasionalisme. Kendala yang dihadapi adalah sedikitnya undangan yang datang pada acara seminar tersebut. Pemecahan yang dilakukan adalah menjadikan dewab Guru SMPN Sumbersalak sebagai undangan dalam acara seminar tersebut. (Koordinator Rengga Chrisdian).
b.              Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pajak dengan memberikan penyuluhan kepada tokoh masyarakat, warga masyarakat dan aparat desa. kendala yang dihadapi adalah sulitnya mengumpulkan peserta. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan meminta tolong kepada aparat desa untuk mengerahkan masyarakat. (Koordinator Utfi Aini).
c.               Melakukan kegiatan menanam pohon guna menciptakan kelestarian lingkungan. Tidak ada kendala. (Koordinator Agus Wahid Efendi).
d.             Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan hak suara dalam pemilihan umum. Kendala yang dihadapi adalah tidak mendapatkan pemateri. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan pengisian mareri oleh Mahasiswa KKT. (Koordinator Dyah Meita Sari).
2.4.5    Bidang Pendidikan dan Pelatihan
c.               Melanjutkan program pendidikan pra sekolah yaitu TK (taman kanak-kanak). Kendala yang dihadapi adalah tidak ada warga sekitar yang mau menjadi Guru TK. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan mendatangkan Guru TK dari luar Desa.. (Koordinator Nina Nilam Sari).



d.             Memberikan pelatihan computer bagi perangkat desa untuk memudahkan kegiatan administrasi desa. Kendala yang dihadapi adalah sibuknya para perangkat desa. Pemecahan yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan pada hari libu ataupun malam hari. (Koordinator Rengga Chrisdian).

2.5  Rencana Biaya dan Realisasi Biaya KK
Anggaran Biaya                              Rencana Biaya           Realisasi Biaya          
Pemondokan                     :           Rp.    700.000,00        Rp.    600.000,-
Makan                               :           Rp. 1.800.000,00        Rp. 2.061.000,-
Snack                                :           Rp.    100.000,00        Rp.    100.000,-
Sewa Viewer                     :           Rp.    100.000,00        Rp.      20.000,-
PJTD                                 :           Rp.      60.000,00        Rp.      60.000,-
Penggandaan materi          :           Rp.    200.000,00        Rp.    200.000,-
Biaya penyuluhan             :           Rp.    150.000,00        Rp.    225.000,-
Hadiah lomba                    :           Rp.      90.000,00        Rp.    110.000,-
Lain-lain                            :           Rp.    500.000,00   +   Rp.      -               +
                                                      Rp. 3.700.000,00        Rp.  3.376.000,-



III.   HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN

3.1    Program Kecamatan
Kecamatan Ledokombo merupakan kecamatan yang sebagaian besar penduduknya menikahkan putra putrinya pada umur yang relatif muda dan belum siap untuk membina hubungan keluarga. pernikahan tersebut biasa disebut dengan pernikahan dini. Akibat dari pernikahan dini adalah semakin bertambahnya jumlah penduduk dan semakin tingginya tingkat perceraian. Jika hal tersebut di biarkan saja, maka dapat diperkirakan bahwa jumlah penduduk akan semakin banyak dari tiap tahunnya.
Program kecamatan yang dijalankan oleh Mahasiswa KKT Kecamatan Ledokombo membahas tentang pernikahan dini. Adapun bentuk dari program tersebut adalah sebuah seminar untuk pelajar SMP/MTs di Kecamatan Ledokombo. Seminar tersebut mempunyai judul “STRATEGI PROGRAM KRR-MENCARI FORMULA PIK-KRR BERKELANJUTAN DILOKASI KKN KECAMATAN LEDOKOMBO”. Seminar tersebut mempunyai tujuan untuk membentuk kader KRR di Kecamatan Ledokombo supaya di Kecamatan Ledokombo pernikahan dini dapat berkurang.
Kegiatan seminar tersebut berjalan dengan lancar walaupun dengan persiapan yang sangat singkat yaitu hanya 2 minggu. Keberhasilan kegiatan seminar tersebut tercapai karena kerja keras dari seluruh mahasiswa KKT di kecamatan Ledokombo. Seminar tersebut berjalan selama 2 jam dengan jumlah peserta kurang lebih 30 peserta dan kurang lebih 15 undangan dari berbagai instansi. Hasil dari seminar tersebut adalah diserahkannya sertifikat seminar oleh pihak Kecamatan kepada perserta seminar.







3.2    Program Posdaya
3.2.1        Posdaya PAM Karanganyar
Salah satu potensi yang dimiliki oleh desa Sumbersalak yang mungkin tidak dimiliki oleh desa lain adalah banyaknya ditemukan sumber air bersih. Warga sekitar tidak perlu menggali sumur atau berlangganan dari pemerintah (PDAM) untuk mendapatkan kebutuhan akan air bersih. Terdapat puluhan sumber air di desa Sumbersalak, dan hampir kesemuanya telah dimanfaatkan dengan baik oleh warga sebagai cadangan air bersih. Warga membuatkan tandon air di setiap sumber dan mengalirinya ke rumah-rumah warga melalui pipa-pipa. Sejauh dan selancar mana air mampu mengalir di rumah-rumah warga tergantung seberapa besar sumber air yang ada. Biasanya satu sumber dimanfaatkan oleh minimal dua atau tiga RT. Terkadang ada juga sumber mata air yang dialirkan ke desa-desa lain. Satu sumber yang dibuatkan tandon dan dialirkan ke rumah-rumah warga biasanya memiliki seperangkat pengurus masing-masing. Pengurus air minum tersebut adalah penduduk di daerah sekitar. Misalnya saja sumber mata air yang terletak di dusun Jurojuh bagian barat dimanfaatkan dan dialirkan ke rumah-rumah warga di RT. II & RT.III di dusun Karanganyar. Di dusun ini mereka pun memiliki struktur organisasi PAM (pelayanan air minum), yang susunannya sebagai berikut:
Ketua                                                   : Ahmad ( RT 02/01)
Sekertaris                                             : Jupri
Bendahara                                           : Laksono
Sesi Perlengkapan dan Keamanan      : P. Lilik
                                                                          P. Nurul
Anggota                                               : Masyarakat ( RT 02/01, RT 03/01)

Namun dalam pelaksanaannya, kinerja pengurus PAM bisa dikatakan vakum. Hampir tidak ada kegiatan yang dilakukan kecuali ketika ada pipa yang bocor atau rusak. Pembagian tugas pun cenderung serabutan atau kultural. Meskipun telah terbagi menurut jabatan atau posisi masing-masing, seringkali seorang pengurus melaksanakan tugas-tugas yang secara struktural bukan merupakan tugas dan tanggung jawabnya. Hal ini dikarenakan kurangnya komunikasi, sebab para pengurus memang jarang mengadakan pertemuan rutin. Seluruh pengurus PAM RT. 02 & RT.03 RW.1 dusun Karanganyar bermatapencaharian sebagai petani. Kurangnya komunikasi tersebut mungkin disebabkan pula oleh kesibukan masing-masing pengurus di sawah atau ladang.
Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut di atas, mahasiswa KKT mengadakan penyuluhan terhadap para pengurus PAM di dusun Karanganyar ini. Dalam penyuluhan tersebut, para pengurus PAM dilatih untuk membuat proposal dan bagaimana mekanisme pengajuan proposal ke birokrat desa. Selain itu mahasiswa KKT juga berbagi ilmu tentang manajemen organisasi. Para pengurus diberi motivasi tentang pentingnya kesadaran diri masing-masing pengurus akan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga kepengurusan dapat berjalan lancar. Dengan demikian pelayanan air minum terhadap warga RT.2 & RT.3 bisa berjalan optimal.
3.2.2        Posdaya Al-Amin
Posdaya Al-amin merupakan posdaya yang bersifat melanjutkan dari kegiatan penggajian ibu/bapak di Dusun Salak. Posdaya ini terbentuk karena kerjasama dari mahasiswa KKT dengan pengurus pengajian Al-Amin. Pengajian Al-Amin merupakan pengajian yang dilaksanakan oleh ibu-ibu rumah tangga maupun remaja yang biasanya dilakukan pada hari kamis dan bapak-bapak pada hari minggu. Kegiatan utama dari pengajian ini hanya membaca Al-Quran, surat-surat lainnya dan mengelola sebuah TK. Pengelolaan dari TK sangat tidak rapi dan terkesan serabutan karena TK itu sendiri hanya mempunyai satu orang guru. Hal tersebut terjadi karena minimnya gaji dari guru TK di TK Al-Amin. Dengan adanya Posdaya, maka ibu-ibu pengajian diajak untuk Swadaya mengumpulkan dana untuk menggaji guru TK yang lama dan mendatangkan guru TK yang baru. Hal tersebut terealisasi awal bulan Oktober. Pada awal bulan Oktober, TK Al-Amin mendatangkan guru dari desa Ledokombo sejumalah satu orang. Tentunya kesejahteraan guru juga terjamin karena Guru digaji dari dana Swadaya ibu-ibu pengajian. Posdaya Al-Amin juga dibentuk dengan adanya kegiatan wirausaha membuat souvenir dari kain Flanel. Kegiatan Wirausaha tersebut dapat dijadikan sebagai tambahan modal dana swadaya. Selain daripada itu, Posdaya yang terbentuk ini juga melakukan kegiatan simpan pinjam untuk anggota. Adapun susunan kepengurusan dari Posdaya Al-Amin adalah sebagai berikut :
Ketua                                                   : H. Sofyan (RT.4/RW.6)
Wakil                                                   : P. Amsar
Sekertaris                                             : P. Farid
Bendahara                                           : P. Wisol
Komite                                                            : M. Syafi’i
Anggota                                              : Masyarakat RT. 4 / RW. 6

3.2.3        Posdaya Budidaya Jamur
Secara Umum Posdaya adalah forum atau wadah silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga secara mandiri berazaskan Gotong Royong yang di Bentuk Oleh, Dari, dan Untuk Masyarakat. Peranan posdaya yaitu dalam upaya pembangunan manusia dan keluarga sejahtera. Tujuan pembentukan posdaya yaitu untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat, meningkatkan status pendidikan masyarakat, dan meningkatkan status ekonomi masyarakat.
Paguyuban budidaya jamur merang ini merupakan program Posdaya baru yang didirikan oleh mahasiswa KKT dengan koordinator Dyah Meita Sari dan Mega Trisna Suherliyana di dusun salak. Posdaya ini terbentuk karena kerjasama dari mahasiswa KKT dengan masyarakat yang antusias dalam berwirausaha di bidang pengembangan budidaya jamur merang. Paguyuban budidaya jamur merang ini merupakan paguyuban yang dilaksanakan oleh masyarakat yang berminat dalam membudidayakan jamur merang baik oleh bapak-bapak atau ibu-ibu yang berasal dari dusun salak, juroju, dan paluombo. Kegiatan utama dari paguyuban ini adalah sebagai wadah kerjasama dalam pengembangbiakan budidaya jamur merang dan juga sebagai wadah atau tempat silaturahmi antara warga dari dusun satu dengan dusun yang lain.
Mahasiswa KKT bersama warga yang tergabung dalam paguyuban budidaya jamur merang ini memilih lokasi paguyuban berada di rumah kepala dusun salak bapak Hadi Rakasiwi. Lokasi dipilih di dusun salak karena dusun salak berdekatan dengan dusun–dusun lainnya, mudah dijangkau dan dekat dengan sumber air. Struktur organisasi dari paguyuban jamur merang ini dibuat sesederhana mungkin agar warga yang tergabung dalam paguyuban ini mudah menjalankan tugas-tugas yang dijabat dalam paguyuban jamur merang itu sendiri. Jabatan yang ada dalam paguyuban tersebut meliputi ketua, wakil ketua, sekertaris, bendahara dan anggota. Sekarang ini paguyuban jamur merang yang berada di dusun salak memiliki pengurus dan anggota sebanyak 10 orang. Struktur kepengurusan dari paguyuban jamur merang yang berlokasi di Dusun Salak adalah sebagai berikut:
Ketua               : Edi Misli         (Dusun Juroju, RT 01/RW 01)
Wakil   Ketua  : Hadi Rakasiwi (Dusun Salak, RT 04/RW 06)
Sekertaris         : Nahliq Rosidi   (Dusun Paloombo, RT02 /RW 05) 
Bendahara       : Suharningsih    (Dusun Salak, RT 02/RW 05)
Anggota          :  1. Rohana        (Dusun Salak, RT 04/RW06)
                                       2. Rucik           (Dusun Paloombo, RT 02/RW05)
Struktur kepengurusan posdaya budidaya jamur merang ini dibentuk atas musyawarah bersama oleh masyarakat yang antusias pada waktu penyuluhan pada hari sabtu, 14 Agustus 2010 dengan Mahasiswa KKT Gelombang II yang di koordinasi oleh Dyah Meita Sari dan Mega Trisna Suherliyana. Dan Akhirnya Posdaya ini terbentuk pada hari Rabu, tanggal 25 Agustus 2010 jam 10.00 WIB.

3.2.4        Posdaya Prenatal Bumil Care
Posdaya Prenatal Bumil Care merupakan posdaya yang bersifat membantu memaksimalkan dari kegiatan puskesmas pembantu di Desa Sumber Salak. Posdaya ini terbentuk karena kerjasama dari mahasiswa KKT dengan Bidan Desa Sumber Salak. Salah satu program Puskesmas Pembantu yang penting adalah pemeriksaan rutin ibu hamil. Berdasarkan hasil observasi awal kami, program ini masih belum mencapai target yang diharapkan. Bidan desa telah melakukan berbagai upaya untuk mensukseskan program ini namun hasilnya belum memuaskan. Hal tersebut mungkin terjadi karena minimnya pengetahuan masyarakat mengenai betapa pentingnya pemeriksaan rutin ibu hamil. Dengan adanya Posdaya, maka diharapkan ibu-ibu dan para calon ibu mengerti tentang pentingnya pemeriksaan rutin ibu hamil sehingga mau memeriksakan kandungannya sejak dini dan rutin. Adapun susunan kepengurusan dari Posdaya Prenatal Bumil Care adalah sebagai berikut :
Ketua                                                    : Bidan Anis Andriani
Wakil                                                    : Bidan Dewi
Sekertaris(Bagas/Pembantu Petugas)   : Ajeng Pinaka
Anggota                                               : Seluruh Kader Posyandu Desa Sumber Salak







3.3    Program Kelompok
Program kelompok yang dijalankan oleh kelompok 23 adalah lomba tradisional. Lomba tradisional tersebut bertujuan untuk mengingatkan para remaja akan kekayaan budaya dari bangsa Indonesia. Selain daripada hal tersebut, lomba tersebut bertujuan untuk ikut menyemarakkan kemerdekaan Republik Indonesia. Adapun lomba yang dilaksanakan adalah lomba Egrang race, paku botol, dan lari kelereng. Lomba tersebut sangat meriah dan penuh dengan riang gembira. Walaupun terjadi pada bulan puasa, tetapi para peserta lomba menikmati hal tersebut dengan penuh canda dan tawa.

3.4    Program Mandiri
3.4.1   Bidang Ekonomi dan Wirausaha
a.         Keterampilan Estetika dan Kain Flanel
Pelatihan estetika ini merupakan pelatihan yang menjelaskan tentang bagaimana cara bertatarias yang baik dan benar, sedangkan pelatihan pembuatan kain flanel ini menjelaskan tentang  bagaimana cara membuat sovenir dari kain flanel. Pelaksanaan pelatihan ini mendapat respon yang baik , hal ini dapat dilihat dengan adanya  tanggapan dari para pesertanya.Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan ketrampilan kepada ibu-ibu dan para remaja tentang cara bertata rias yang baik dan memberikan cara pembuatan sovenir dari kain flanel. Pelatihan itu berjalan dengan lancar walaupun fasilitas yang di sediakan oleh panitia kurang memadai. Hasil dari pelatihan ini adalah para pesertanya sudah bisa bertatarias dengan baik dan benar dan mereka juga bisa membuat sovenir dari kain flanel. (Koordinator Nina Nilam Sari).
b.        Penyuluhan Budidaya Jamur
Program Penyuluhan tentang pengembangan budidaya jamur merang ini awalnya ditujukan untuk perwakilan beberapa masyarakat usia produktif antara usia 15-45 tahun dari setiap dusun di Desa Sumbersalak, namun karena sangat sulit untuk mengumpulkan warga dikarenakan kesulitan medan yang ditempuh bagi warga beberapa dusun yang cukup jauh dari kantor desa dan kebanyakan warga masih ada yang pergi bertani atau melakukan pekerjaan yang lain. Adapun setelah dilakukan observasi sebelumnya bahwa selain mudah dilaksanakan koordinasi dan adanya potensi yang perlu dikembangkan. Maka dari itu sasaran program ini diberikan kepada masyarakat usia produktif antara usia 15-45 tahun dari semua dusun di desa Sumbersalak. Pada saat dilakukan penyuluhan, para peserta kelihatan antusias mendengarkan dan melihat dengan seksama apa yang disampaikan dalam praktek budidaya jamur. Banyak pertanyaan yang diajukan perihal tentang cara memulai usaha jamur merang, khususnya tentang cara membuatnya. Setelah diadakannya penyuluhan budidaya jamur merang ini diharapkan dapat memberikan wawasan, pengetahuan dan motivasi kepada semua khalayak sasaran tentang pembudida. Selanjutnya diharapkan dapat membangkitkan semangat warga setempat untuk menggali potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu dan potensi alam desa sumbersalak yang dapat dimanfaatkan untuk memulai kegiatan yaan jamur merang sehingga dapat meningkatkan pendapatan (Income) masyarakat desa Sumbersalak. (Koordinator Dyah Meita Sari).
3.4.2   Bidang Kesehatan
a.               Penyuluhan Kesadaran KB
Program Kesadaran KB ini merupakan program yang berbentuk Penyuluhan. Program ini dilaksanakan karena tingginya angka kelahiran di Desa Sumbersalak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keluarga berencana. Harapnya masyarakat akan dapat memilih jenis KB yang paling sesuai dengan dirinya sendiri sehingga tujuan program KB nasional dapat tercapai.  (Koordinator Eka Prasetya Wati).
b.      Kesadaran Ibu Hamil
Program Pentingnya Pemeriksaan Rutin Ibu Hamil ini merupakan program yang berbentuk penyuluhan. Program ini dilaksanakan karena keprihatinan Mahasiswa KKT akan rendahnya kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kandungannya sejak dini dan secara rutin. Hal tersebut mengakibatkan perkembangan kehamilan tidak terpantau dan kelainan-kelainan yang mungkin terjadi pada kehamilan tidak terdeteksi sehingga tidak dapat dilakukan penanganan segera. padahal pemeriksaan rutin ibu hamil sangat penting dilakukan dan gratis tanpa mengeluarkan biaya. Selain itu, setelah pemeriksaan dilakukan, biasanya ibu hamil akan di beri vitamin, kalsium, suntikan antitetanus dan tablet tambah darah secara cuma-cuma. Jika tidak melakukan pemeriksaan rutin, maka ibu hamil tidak akan mendapatkan zat-zat yang penting ini. (Koordinator Eka Prasetya Wati).
c.       TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
Pada penyuluhan ini diberikan suatu modul yang berisi tentang beberapa jenis TOGA dan khasiatnya, beserta cara meracik dan menggunakannya untuk memudahkan masyarakat untuk memahami materi yang kami sampaikan. Pemberian modul ini bertujuan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan literatur tentang Tanaman Obat keluarga (TOGA) serta beberapa ramuan obat tradisional yang bahan-bahannya mudah diperoleh dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pemberian leaflet Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau Apotek Hidup dan penjelasan manfaat TOGA langsung dengan hasil olahan tanamannya menjadikan kegiatan penyuluhan menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu dijelaskan tentang macam-macam bentuk sediaan obat dan cara pemakaian obat yang benar dengan membawa beberapa contoh obat dan gambar bagan dari macam-macam obat yang disertai juga dengan pengertian dan cara pemakaiannya yang benar. (Koordinator Mega Trisna Suherliyana).
d.      Pemakaian Obat yang Benar
Pada umumnya warga telah mengetahui beberapa macam bentuk sediaan obat, seperti tablet dan kapsul. Namun terkadang cara pemakaiannya yang kurang tepat. Ibu-ibu di lingkungan Dusun Salak RT 02/RW 04 dan RT 04/RW 06 menganggap bahwa semua tablet dan kapsul dipakai dengan cara ditelan. Oleh karena itu pada penyuluhuan ini kami menjelaskan bahwa ada beberapa cara dalam mengkonsumsi tablet yakni dihisap, dikunyah, dicampur dengan air lalu diminum dan ditelan, sekaligus menunjukkan contoh obatnya. Kami juga menjelaskan bahwa bila obat dipakai dengan cara yang salah maka efek yang kita inginkan tidak akan maksimal dan bahkan dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. (Koordinator Mega Trisna Suherliyana).
3.4.3   Bidang Bahasa dan Sastra
a.       English For Fun
Pelatihan English For Fun merupakan program yang berbentuk pelatihan mengenai cara mengajar bahasa inggris secara menyanangkan. Pelatihan ini dilaksanakan di SD Negeri Sumbersalak 03, diikuti oleh seluruh dewan guru bahasa inggris tingkat Sekolah Dasar se Sumbersalak- Suren. Program pelatihan ini bekerja sama dengan KKG Gugus 04 dan UPTD Pendidikan Kecamatan Ledokombo,. Pelatihan inibertujuan untuk menumbuhkembangkan semagat dalam proses belajar mengajar serta meningkatkan efektifitas dan kreatifitas dalam pengajaran bahasa inggris bagi segenap guru bahasa inggris tingkat Sekolah Dasar dengan metode pengajaran bahasa inggris secara menyenangkan dan mudah diterima oleh anak didik.Pemateri dalam pelatihan ini merupakan pengajar dari bimbingan belajar EDDY’S Jember.Dalam penyampaian materi pengajaran dengan metode English for Fun, pemateri menyampaikan dengan sangat atraktif, runtut jelas dan menyenangkan, sehingga para dewan guru sangat antusias dalam mengikuti program pelatihan. (Koordinator Agus Wahid Efendi).
b.      Nonton Bareng
Kegiatan yang dilakukan di balai desa Sumbersalak diawali dengan memberikan pengarahan tentang film yang akan diputarkan, kemudian film diputarkan  dengan didampingi para mahasiswa yang ikut nonton bersama. Setelah nonton bersama selesai pemateri memberikan waktu kepada para penonton untuk merangkum jalan cerita dari film yang telah dilihat bersama. Kemudian pemateri memberikan penjelasan dan pengarahan tentang pelajaran yang dapat diambil dari film tersebut. Antusiasme paara penonton sangat besar, hal ini terbukti dengan perhatian siswa yang menonton dengan tenang dan mencermati setiap adegan dalam film. Suasana bertambah ramai ketika pembagian doorprize, penonton dengan semarak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan film yang telah diputar. (Koordinator Niken Wrestikhinanthi M.).


c.       PJTD (Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar)
Pelaksanaan Kuliah Kerja Terpadu mempunyai tujuan dan manfaat bagi mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Namun dalam hal ini mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu hanya sebatas memberi informasi dan motivasi bagi masyarakat setempat guna meningkatakan masyarakat yang lebih maju dan peningkatan sumber daya manusia. Dengan dilakukannya program Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar serta pengadaan madding sebagai wadah kreativitas siswa, diharapkan mampu menjadi motivasi dan pengalaman bagi para siswa SMPN Sumbersalak. Hasil yang diperoleh dalam program ini tidak lepas dari kendala-kendala yang dihadapi penulis, mengingat peran dan tujuan dari Kuliah Kerja Terpadu ini yang menuntun penulis untuk dapat melaksanakan tugas dan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi, sehingga program dapat berjalan dengan baik dan mendapat respons yang baik pula dari para siswa maupun pihak sekolah. (Koordinator Niken Wrestikhinanthi M.).
d.      Les Mata Pelajaran
Program les mata pelajaran dilaksanakan karena melihat siswa – siswi SD maupun SMP di Desa Sumbersalak dirasa masih kurang bisa memanfaatkan waktu sumber daya yang ada. Sasaran program ini mempunyai adalah siswa-siswi pelajar di Desa Sumbersalak. Les tersebut berlangsung kurang lebih selama 3 minggu. Les tersebut kurang maksimal karena ada isu penculikan anak-anak didesa Sumbersalak. hal tersebut mengakibatkan semakin hari semakin sedikitnya jumlah siswa yang mengikuti les mata pelajaran. (Koordinator Utfi Aini).
3.4.4    Bidang Sosial
a.       Wawasan Kebangsaan
Program wawasan kebangsaaan ini merupakan program yang berbentuk seminar. Program ini dilaksanakan di SMPN Sumbersalak dan mempunyai sasaran siswa-siswi pelajar se-Desa Sumbersalak. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat bela negara dan cinta akan tanah air. Hal tersebut dipandang perlu karena pada beberapa periode ini semangat bela negara dan cinta akan tanah air sudah mulai pudar dikalangan remaja. Padahal jika diperhatikan dengan seksama, ujung tombak dari pembangunan dan kesuksesan bangsa ini ada ditangan remaja. Pemateri yang didatangkan dari instansi militer yaitu koramil Ledokombo. Pemateri memberikan materi dengan sangat semangat karena pemateri merasa bangga akan Indonesia dan ingin menularkan kepada para pelajar peserta seminar. (Koordinator Rengga Chrisdian).
b.      Kesadaran Pajak
Penyuluhan kesadaran pajak ini dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Agustus 2010 dan bertempat di Balai desa Sumbersalak yang dihadiri oleh aparat pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan masyarakat umum. Materi disampaikan oleh penulis yang memang mengambil konsentrasi Ekonomi Moneter dalam proses perkuliahanya. Dimana salah satu sub bab pembahasan dalam konsentrasi tersebut adalah peran penting pajak terhadap pembangunan nasional. Materi yang diberikan adalah mengenai pengertian pajak dan arti penting pajak bagi pembangunan nasional. Penyuluhan berlangsung cukup sukses, karena banyak masyarakat yang antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pemateri. Acara penyuluhan dilaksanakan bersamaan dengan penyuluhan PEMILU dan Budidaya Jamur yang dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.30 WIB. Pada umumnya, masyarakat di Desa Dumbersalak lebih mementingkan mencari nafkah dari pada menghadiri penyuluhan-penyuluhan serupa. Namun berkat bantuan dari aparat pemerintah desa, maka masyarakat bersedia untuk menghadiri penyuluhan kesadaran pajak yang bertajuk ” Pentingnya Pajak Bagi Pembangunan Nasional”. Harapannya adalah dengan adanya penyuluhan ini, kedepannya masyarakat dapat bekerjasama dengan aparat pemerintah desa untuk menyukseskan pajak yang merupakan sumber pendapatan negara. Sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar. (Koordinator Utfi Aini).
c.       Penghijauan
Progam penghijauan sangat penting dilakukan guna menjaga dan menciptakan kelestarian lingkungan.Suasana yanga asri, lingkungan yang sehat, menyehatkan dan mengandung nilai ekonomis, sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Mengingat hal diatas dan disesuaikan dengan potensi Sumber Daya Alam yang ada di desa Sumbersalak, penghijauan yang dilakukan dengan melakukan penanaman Pohon Manga, Alpukat dan Pohon Rambutan dengan rincian keseluruhan mencapwai 40 bibit, dalam pelaksanaan penghijauan ini berkoordinasi dengan Kepala Desa Sumbersalak dan seluruh Kepala Dusun yang ada disumbersalak dengan pembagian bibit yang merata. (Koordinator Agus Wahid Efendi).
d.      Kesadaran Pemilu
Pemberian materi tentang kesadaran pemilihan umum merupakan suatu langkah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dalam memilih calon pemimpin yang nantinya mengatur tata pemerintahan, baik melalui aparatnya ataupun dari peran aktif dari masyarakat sendiri. Dengan penyuluhan kepada masyarakat desa, diharapkan dapat menerapkan suatu kebiasaan untuk memberikan kesadaran tentang pentingnya pelayanan yang profesional kepada masyarakat di desa Sumbersalak. (Koordinator Dyah Meita Sari).
3.4.5    Bidang Pendidikan dan Pelatihan
a.       Pendidikan Prasekolah
Program pendidikan prasekolah yang dilakasanakan di desa Sumbersalak aalah melakukan perubahan manajemen pada sebuah TK yang bernama Al-Amin. TK ini merupakan TK Swadaya oleh warga dusun Salak Desa Sumberasalak. Program ini dilaksanakan karena TK Al-Amin mengalami kegagalan dalam melanjutkan kehidupan berorganisasi. Hal ini dilihat dari jumlah guru yang ada. Guru TK Al-Amin hanya satu orang padaahal siswa TK tersiri dari 2 kelas. Dari hal tersebut maka diadakanlah penyuluhan tentang manajemen pengorganisasian sebuah sekolah dengan membentuk komite sekolah. Komite sekolah yang dibentuk bertanggung jawab untuk mencarikan guru dan keberlangsungan sarana dan prasarana di TK. (Koordinator Nina Nilam Sari).
b.      Pelatihan Komputer
Program pelatihan komputer dilaksanakan karena keprihatinan Mahasiswa KKT akan keterbatasan Sumberdaya Manusia perangkat desa di Desa Sumbersalak. Hal tersebut mengakibatkan tidak berfungsinya beberapa peralatan elektronik seperti Komputer dan Printer. Peralatan tersebut hanya digunakan oleh beberapa orang yang bisa saja. Namun begitu rusak, para perangkat tersebut langsung memanggil orang untuk memperbaiki. Sekali memperbaiki komputer, perangkat harus membayar ongkos servis. Padahal komputer desa sangat sering rusak. KKT kelompok 23 melakukan pelatihan teknisi dan software.   (Koordinator Rengga Chrisdian).



IV. PENUTUP
4.1  Kesimpulan
Program kuliah kerja mahasiswa yang dilaksanakan oleh LPM Universitas Jember mempunyai banyak sekali kenangan. Kenangan tersebut merupakan sebuah pelajaran yang sangat berharga yang tidak didapatkan dibangku kuliah di kampus Universitas Jember. Mahasiswa yang mengikuti kuliah kerja mempunyai kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Ilmu tersebut dipraktekkan kepada kehidupan bermasyarkat. Hal tersebut sangat positif sekali karna ilmu yang didpat sewcara teori ternyata masih banyak kekurangan dan tidak semuanya benar seperti adanya. Mahasiswa mempunyai nilai tambah setelah mengikuti kuliah kerja. Mahasiswa menjadi lebih siap untuk hidup bermasyakat karena dalam kuliah kerja tersebut, mahasiswa diharuskan bertahan hidup selama 45 hari dengan mengaplikasikan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Selain dari pada itu, tujuan diadakan kuliah kerja tersebut adalah untuk meningkatkan sumberdaya manusia pedesaan melalui program posdaya.

4.2  Saran
Mahasiswa yang telah melakukan kuliah kerja tentunya mempunyai banyak cerita tentang bagaimana mahasiswa tersebut melaksanakan kuliah kerja. Hal tersebut tentunya dapat menjadi referensi untuk kuliah kerja gelombang selanjutnya. Saran penulis kepada pembaca adalah koordinasi. Pengerteian koordinasi disini adalah kordinasi dengan teman satu kelompok dan masyarakat sekitar serta koordinasi dengan kuliah kerja gelombang sebelumnya. Karena hal tesebutlah yang bisa menjadikan kesempurnaan dari kuliah kerja. Kesempurnaan yang dimaksud adalah dengan melanjutkan program yang telah ada, jadi program yang telah ada tersebut  akan selau terus berjalan dan terus mengembang.


DAFTAR PUSTAKA

Lembaga pengabdian kepada Masyarakat  UNEJ. 2008. Pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa Universitas Jember.



LAMPIRAN MATRIK KEGIATAN
NO
NAMA KEGIATAN
PELAKSANAAN
PENANGGUNG JAWAB
M 1
M 2
M 3
M 4
M 5
M 6
M 7
M 8
1.
Menempati Posko
V







Kordes (Rengga)
2.
Survey dan Analisis Masalah Desa
V
V






Kordes (Rengga)
3.
English for fun


V





Agus W.E
4.
Les Mata Pelajaran

V
V
V
V



Utfi Aini
5.
Penyuluhan Kesadaran Pajak





V


Duah Meita
6.
Lomba Peringatan Kemerdekaan





V


Kordes (Rengga)
7.
PJTD


V
V
V
V
V

Niken W.K
8.
Penyuluhan Bumil


V

V



Eka P.W
9.
Penyuluhan KB


V

V



Eka P.W
10.
Nonton Bareng






V

Niken W.K
11.
Pelatihan Teknisi Komputer



V
V
V


Rengga Chris
12.
Wawasan Kebangsaan



V




Rengga Chris
13.
Pelatihan Keterampilan Kain Flanel






V

Nina Nilam S.
14
Penyuluhan Kesadaran Pemilu





V


Dyah Meita
15.
Penyuluhan Budidaya Jamur





V


Dyah Meita
16.
Penyuluhan TOGA


V



V

Mega Trisna
17.
Penyuluhan Penggunaan Obat


V



V

Mega Trisna
18.
Penghijauan



V




Agus W.E
19.
Program Kecamatan (KRR)





V


Kordes (Rengga)
20.
Perpisahan






V

Kordes (Rengga)
21.
Pengerjaan Laporan







V
Sekertaris (Agus)
22.
Pembentukan Posdaya Budidaya Jamur





V


Dyah Meita dan Mega Trisna
23.
Pembentukan Posdaya PAM Karanganyar





V


Agus W.E dan Nike W. K
24.
Pembentukan Posdaya Al-Amin




V



Rengga Chris dan Nina Nilam S

Pembentukan Posdaya Prenatal Bumil Care


V





Eka P.W dan Utfi Aini




LAMPIRAN FOTO KEGIATAN


Bidang Ekonomi dan Wirausaha
a.       Keterampilan Estetika dan Kain Flanel
b.      Penyuluhan Budidaya Jamur


Bidang Kesehatan
a.               Penyuluhan Kesadaran KB
b.      Kesadaran Ibu Hamil







c.       TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
d.      Pemakaian Obat yang Benar







Bidang Bahasa dan Sastra
a.       English For Fun
b.      Nonton Bareng
DSC08202.JPG







c.       PJTD (Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar)
d.      Les Mata Pelajaran











Bidang Sosial
a.       Wawasan Kebangsaan
b.      Kesadaran Pajak
DSC06703







c.       Penghijauan
d.      Kesadaran Pemilu

DSC06710






Bidang Pendidikan dan Pelatihan
a.       Pendidikan Prasekolah

b.      Pelatihan Komputer





Kegiatan Lain-lain
a.       Pemberian vitamin A kepada balita di posyandu

b.      Foto Pembentukan Posdaya Prenatal Bumil Care




c.       Pembentukan Posdaya PAM Karanganyar

d.      Sarana Prasarana PAM Karanganyar






e.       Lomba merayakan hari kemerdekaan RI

f.       Perpisahan dan Pamitan Kepada Perangkat Desa (Bawah)
LAMPIRAN PETA


PETA DESA SUMBERSALAK




STRUKTUR DESA SUMBERSALAK

BIODATA PESERTA KKT
KELOMPOK 23
DESA SUMBERSALAK - KECAMATAN LEDOOMBO
KECAMATAN          : Ledokombo
DESA                         : Sumbersalak
KELOMPOK             : 23
IMG_0003.jpg1. Nama                                   : Rengga Chrisdian   
    Tempat/Tgl. Lahir               : Lumajang, 27 Juli 1989
    N I M                                  : 070910202029
    Jurusan                                : Ilmu Administrasi Niaga
    Fakultas                               : ISIP
    Alamat Asal            : Jl. Abd. Rahman No. 115 RT 04 RW 02 Sidorejo Rowokangkung-Lumajang
Alamat Di Jember               : Perum Bukit Permai Blok I No. 42 A- Jember           
Telepon                                : 085236958304
Sebagai                                : Koordinator
IMG_0005.jpg2. Nama                                   : Utfi Aini
    Tempat/Tgl. Lahir               : Banyuwangi, 27 Juli 1987
    N I M                                  : 070810101173
    Jurusan                                : IESP
    Fakultas                               : Ekonomi
Alamat Asal                        : Stoplas, RT 01 RW 04 Kedungrejo Muncar-Banyuwangi
Alamat di Jember                : Jl. Jawa IV No. 7A  Jember
Telepon                                : 085655814687
Sebagai                                : Wakil Koordinator
IMG_0006.jpg3. Nama                                   : Agus Wahid Efendi
    Tempat/Tgl. Lahir               : Bondowoso, 13 Desember 1987
    N I M                                  : 060110191018
    Jurusan                                : Sastra Inggris
    Fakultas                               : Sastra
        Alamat Asal                         : Jl.Pakisan Kajar Rt 06/02 Tenggarang-Bondowoso
Alamat Di Jember               : Jl.Danau Toba 29 Jember
Telepon                                : 085746502969
Sebagai                                : Sekertaris

IMG_0007.jpg4. Nama                                   : Dyah Meita Sari
    Tempat/Tgl. Lahir               : Banyuwangi, 2 Mei 1990
    N I M                                  : 070910101125
    Jurusan                                : Hubungan Internasional
    Fakultas                               : ISIP
    Alamat Asal                        : Jl. K.H. Wahid Hasyim 74 Jajag- Banyuwangi
    Alamat Di Jember               : Jl. Jawa VII/ 21 B Jember
    Telepon                               : 03317192739
    Sebagai                                : Bendahara
IMG_0002.jpg5. Nama                                   : Eka Prasetya Wati
    Tempat/Tgl. Lahir               : Jember, 26 Maret 1989
    N I M                                  : 072010101041
    Fakultas                               : Kedokteran
    Alamat Asal                     : Dusun Krajan lor Rt 02/04, Gumelar Balung- Jember
    Alamat Di Jember               : Jl.Mastrip 6 Jember
Telepon                                : 085746149768
Sebagai                                : Anggota
IMG_0009.jpg6. Nama                                   : Niken Wresthi Kinanthi Marlangen
Tempat/Tgl. Lahir                : Madiun, 5 Maret 1989
    N I M                                  : 070110101013
    Jurusan                                : Sastra Inggris
    Fakultas                               : Sastra
    Alamat Asal                        : Jl. Abiyoso 14 Nglames-Madiun
Alamat Di Jember               : Jl. Jawa II No. 16Jember
Telepon                                : 085649183190
Sebagai                                : Anggota
IMG_0008.jpg7. Nama                                   : Mega Trisna Suherliyana
    Tempat/Tgl. Lahir               : Probolinggo, 16 Maret 1988
    N I M                                  : 062210101040
    Jurusan                                : Farmasi
    Fakultas                               : Farmasi
    Alamat Asal                        : Jl. Triwungan RT 22/10 Kotaanyar Probolinggo
Alamat Di Jember               : Perum. Taman Kampus D 02 No. 04 Kaliurang
Telepon                                : 081336020134
Sebagai                                : Anggota
IMG_0004.jpg8. Nama                                   : Nina Nilam Sari
    Tempat/Tgl. Lahir               : Jember, 7 Agustus 1989
    N I M                                  : 070910292040
    Jurusan                                : Ilmu Administrasi Niaga
    Fakultas                               : ISIP
    Alamat Asal                        : Jl. Nias No. 18 Jember
  Alamat Di Jember               : Jl. Nias No. 18 Jember
Telepon                                : 085749311218
Sebagai                                : Anggota